Kamis, 03 Januari 2019

Sepertiga Malam



Senja,
Sekarang tampak biasa
Semenjak langkahmu mendekat.
Pikirku,
Terkadang rusak oleh tatapmu.    

Tak bisa aku pahami
Takan mungkin bisa aku jelaskan
Tentang yang tersirat dalam benak. Itu terlalu sulit. 

  
Seperti halnya angin   
Berhembus terus - menerus tanpa tepi.   
Kekasih, tidak aku pahami ini apa    
Tak jua datang jawaban padaku    
Mengapa rasa ini begitu besar.

Tuhan. 
Tentang do'a yang terpanjat
Tentang harap yang terucap
Sepertiga malamku hanya padaMu
Sang pemilik hati.

0 komentar

Posting Komentar